kehamilan remaja

Sesuatu yang harus Anda Ketahui tentang Bahaya Kehamilan Remaja


Sekarang ini, masalah kehamilan remaja cenderung masih kurang untuk negara-negara berkembang dibandingkan dengan negara-negara maju. Program pendidikan seks di sekolah memainkan peran besar di kalangan remaja. Tanpa adanya pengetahuan yang cukup bagi remaja, maka remaja dapat terjun ke hal-hal yang tidak semestinya seperti seks bebas yang dapat mengakibatkan kehamilan remaja. Para psikolog menyatakan bahwa masa remaja adalah masa stres emosional yang dapat mengakibatkan perubahan psikologis dan fisiologis yang cepat. Sejumlah bayi di panti asuhan diyakini hasil dari kehamilan remaja. Menurut psikolog terkemuka, seorang remaja laki-laki berpikir tentang seks 125 kali sehari. Selama bertahun-tahun, aktivitas seksual di kalangan remaja semakin meningkat. Seorang ibu secara fisik dan emosional remaja tidak pernah siap hamil ketika usia mereka masih remaja. Selain itu bayi mereka lebih rentan terhadap komplikasi. Dan yang perlu Anda ketahui, penyakit menular seksual hidup berdampingan dengan kehamilan remaja yang dapat membahayakan bayi. Meskipun aktivitas seksual aktif, kebanyakan remaja masih belum memiliki pengetahuan yang tepat tentang seksualitas.
Untuk mengatasi kehamilan remaja, mereka sering berpaling kepada adopsi untuk bayi mereka atau mereka bisa mengambil hal terburuk, yaitu aborsi.
Penyakit menular seksual bertanggung jawab untuk cacat lahir; sifilis dan gonore yang dapat menyebabkan kebutaan pada bayi baru lahir. AIDS merupakan masalah lama ketika kita menengok sebentar ke persalinan. Ada studi yang menunjukkan apa yang dapat ditularkan melalui darah dapat ditularkan melalui seks. Jika seorang ibu menderita AIDS, ada kemungkinan besar bahwa bayi akan mendapatkan penyakit ini juga. Remaja putri yang memiliki kebiasaan buruk seperti merokok sementara di hentikan ketika mereka tengah hamil, karena hal tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada bayi.
Pada kenyataannya, ibu-ibu remaja masih banyak yang kurang bertanggung jawab. Jadi, keluarganya harus mendukung dirinya selama kehamilan, stres fisik dan emosional. Banyak kematian di kalangan bayi yang baru lahir adalah akibat dari kehamilan yang salah penanganan. Beberapa kasus, pengiriman bayi ternyata baik-baik saja, tetapi di bagian pengasuhan di mana ibu-ibu kebanyakan remaja melakukan kesalahan yang fatal. Merawat bayi akan membutuhkan usaha orang tua, tetapi ada remaja yang belum siap untuk bertanggung jawab terhadap pengasuhan anak yang benar.
Sekolah dan pejabat pemerintah setempat menggandakan upaya mereka untuk memberikan pengetahuan sedini mungkin kepada siswa tentang kehamilan remaja, berharap agar semua itu dapat dikendalikan dan kuantitatifnya dapat dikurangi. Sekolah menengah merupakan tempat yang menempatkan banyak penekanan dalam pendidikan seks. Jika remaja tidak bisa baik, ia harus berhati-hati sebagai gantinya.

Sumber : http://flyuly.com/bahaya-kehamilan-remaja
Posted by zahrotul qodriyah

Text

Popular Posts

 
DIAN HUSADA ASKEB V KEBIDANAN KOMUNITAS Design by: Yanmie at Permata Hatiku